|
Written by Administrator
|
|
Selasa, 16 November 2010 |
|
YURISPRUDENSI PERKAWINAN 1. | Izin beristri lebih dari seorang | 2. | Izin melangsungkan perkawinan bagi orang yang belum berusia 21(dua puluh satu) tahun, dalam hal orang tua wali, atau keluarga dalam garis lurus ada perbedaan pendapat | 3. | Dispensasi perkawinan | 4. | Pencegahan perkawinan | 5. | Penolakan perkawinan oleh pegawai pecattat pernikahan | 6. | Pembatalan perkawinan | 7. | Gugatan kelalaian atas kewajiban suami dan istri | 8. | Perceraian karena talak | 9. | gugatan perceraian | 10. | Penyelesaian harta bersama | 11. | Penguasaan anak-anak | 12. | Ibu dapat memikkul biaya pemeliharaan dan pendidikan anak bilamana bapak yang seharusnya bertanggung jawab tidak mematuhinya | 13. | Penentuan kewajiban memberi biaya penghidupan oleh suami kepada bekas istri atau penentuan suatu kewajiban bagi bekas istri | 14. | Putusaan tentang sah tidaknya seorang anak | 15. | Putusan tentang pencabutan kekuasaan orang tua | 16. | Pencabutan kekuasaan sorang wali | 17. | Penunjukan orang lain sebagia wali oleh pengadilan dalam hal kekuasaan seorang wali dicabut | 18. | Penunjukan seorang wali dalam hal seorang anak yang belum cukup umur 18 (delapan belas) tahun yang ditinggal kedua orang tuanya; | 19. | Pembebanan kewajiban ganti kerugian atas harta benda anak yang ada di bawah kekuasaannya | 20. | Penetapan asal-usul anak dan penetapan pengangkatan anak berdasarkan hukum Islam | 21. | Putusan teentang hal penolakan pemberian keterangan untuk melakukan perkawinan campuran | 22. | Pernyataan tentang sahnya perkawinan yang terjadi sebelum Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan dijalankan menurrut peraturn yang lain |
|
|
Last Updated ( Selasa, 16 November 2010 )
|