Drs.M.Idris Wahidin

Drs.M.Idris Wahidin
Ketua Pengadilan Agama Sungailiat
English Arabic French Indonesian

Struktur Organisasi

Struktur Organisasi
Profil Pegawai

SIDANG KELILING

Sidang Keliling

Daftar Aset Pengadilan

Barang Milik Negara

Pedoman Perilaku Hakim

Pedoman Perilaku Hakim

Polling

Bagaimana pendapat anda tentang website pengadilan Agama Sungailiat?
 

Form Login






Lost Password?

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini283
mod_vvisit_counterKemarin219
mod_vvisit_counterMinggu ini779
mod_vvisit_counterBulan ini4191
mod_vvisit_counterTotal139980

Portal Berita

Sindikasi

Anda disini:  Beranda

Sosialisasi Pedoman Bankum di PTA Jakarta PDF Print E-mail
Written by Admin   
Senin, 30 Agustus 2010
Sosialisasi Pedoman Bankum di PTA Jakarta

Warga Peradilan Agama Harus Dukung 'Justice for All'

Image

Dirjen Badilag Wahyu Widiana (tengah) diapit KPTA Jakarta, Drs. H. Khalilurrahman, SH, MH dan WKPTA Jakarta, Drs. H. Zainuddin Fajari, SH, MH.

Jakarta | badilag.net

Perhatian serius Ditjen Badilag demi tegaknya justice for all di lingkungan peradilan agama bukan isapan jempol. Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, sang motor penggerak dengan gigih memanfaatkan waktu yang tersedia untuk melakukan sosialisasi pentingnya pelayanan terhadap masyarakat miskin dan akses terhadap keadilan bagi semua (justice for all).

Hal itu juga yang dilakukan Dirjen Badilag di Aula Pengadilan Tinggi Agama Jakarta pada Jum’at (27/8/2010) kemarin. Dirjen melakukan sosialisasi awal mengenai justice for all di lingkungan peradilan agama. Acara yang diadakan setelah pelantikan sejumlah hakim tinggi itu dihadiri oleh Ketua PTA Jakarta, WKPTA Jakarta, para hakim tinggi, Pansek PTA, Ketua PA se-Jakarta, serta pejabat struktural dan fungsional PA se-Jakarta.

“Saya mohon seluruh jajaran peradilan agama berpartisipasi aktif mensukseskan program justice for all. Paradigma kita harus dirubah. Jangan berfikir tanpa (misalnya) ada perkara prodeo pun pengadilan bisa jalan. Jangan berfikir seperti itu. Kita harus bantu masyarakat miskin,” ujar Dirjen

Lebih lanjut Dirjen menyebut bahwa secara sempit justice for all di lingkungan peradilan agama berkutat pada tiga hal, yakni perkara prodeo, sidang keliling dan posbakum. Tetapi secara luas justice for all berarti pemberian layanan keadilan bagi semua orang, tidak hanya bagi yang miskin.

Dirjen juga menyebut bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, paska satu atap di bawah Mahkamah Agung, Ditjen Badilag selalu menetapkan fokus program dan kegiatan. Justice for All adalah fokus yang sudah ditetapkan untuk tahun 2011.

“Tahun 2010 ini kita menargetkan untuk menyelesaikan sekitar 4.000 perkara prodeo. Sedangkan untuk 2011 kita sudah tetapkan target sebanyak 11.000 lebih perkara. Tanpa dukungan dan partisipasi aktif warga peradilan agama, target ini tidak akan tercapai,” kata Dirjen.

Demikian pula halnya dengan sidang keliling dan posbakum yang tahun depan nanti sudah akan diberlakukan. “Intinya adalah paradigma. Mari kita rubah paradigma kita untuk mengutamakan membantu masyarakat miskin,” tambahnya lagi.

"Pedoman Penyelenggaraan dan Pencairan Anggaran Bantuan Hukum di Lingkungan Peradilan Agama dan Umum akan segera diundangkan dalam SEMA yang insya Allah turun pada bulan puasa ini," pungkas Dirjen

 

Tulis Komentar Disini


Security code
Refresh

< Prev   Next >
 

M. Tarmizi R, SH

M. Tarmizi R, SH
Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Sungailiat

Foto Hakim/Pegawai

Jam Sistem

link MA

link Putusan MA

link Putusan Peradilan Agama

link Pembaruan MA

link BADILAG
Image

Interaktif

Kontak
Buku Tamu

Tanggal Hijriah


Kata Kata Mutiara

Sungguh unik perkara orang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah baik. Jika ia mendapat kebahagiaan, ia bersyukur dan jika ia mendapat ujian ia bersabar, maka (hal itu) merupakan kebaikan baginya.'' (HR.Muslim)

 

Foto Kegiatan

27032008033-kecil.jpg