Rapat Koordinasi PA SungailiatMenuju Peradilan yang Lebih baikKAMIS (4/11) siang bertempat di ruang sidang, Ketua Pengadilan Agama (PA) Sungailiat dan Wakil Ketua PA Sungailiat mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh Hakim dan Pegawai dalam rangka sosialisasi hasil Rakernas tahun 2010 dengan tema “Dengan Semangat Perubahan Menuju Peradilan yang Agung” dan penyampaian hasil rapat koordinasi dengan Ketua PTA Kepulauan Babel dan jajarannya, untuk meningkatkan kinerja di jajaran di PA Sungailiat Kelas IB. Rapat koordinasi yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut, dibuka oleh Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Sungailiat, M Tarmizi R, SH. Kemudian bertindak sebagai pimpinan rapat Ketua Pengadilan Agama Sungailiat Drs. M. Idris Wahidin. Dalam kesempatan itu, Ketua PA Sungailiat kembali mengingatkan perlunya semangat menjadi lebih baik lagi dari semua jajaran di Pengadilan Agama Sungailiat Kelas IB untuk menuju Peradilan yang Agung. Menurutnya, untuk dihormati haruslah dimulai dari diri sendiri. “Kita harus mengubah paradigma, meningkatkan etos kerja, jangan bersikap arogan kepada para pihak,” kata Ketua PA Sungailiat.
Ketua PA Sungailiat juga menyinggung perlunya bekal tambahan baik kepada Hakim maupun Pegawai untuk menambah wawasan. Bekal tambahan dimaksud adalah banyak membaca untuk menambah pengetahuan umum, mengikuti berita yang aktual melalui media, mendalami hal-hal yang sesuai dengan bidang masing-masing, melatih diri dalam berbagai keterampilan, tidak segan untuk bertanya, terbuka menerima kritikan, memperhatikan saran-saran penampilan, berani berdiskusi untuk menguji pendapat, serta memperlajari bahasa asing dan daerah baik secara aktif maupun pasif. Adapun Wakil Ketua Pengadilan Agama Sungailiat, Drs. Abdul Somad menekankan beberapa hal yang harus dihindari untuk menjadi lebih baik. Pertama, jangan sampai kurang proporsional dalam bekerja, lemahnya pengawasan baik pengawasan internal yaitu dari atasan kepada bawahan maupun external yaitu dari masyarakat. Persoalan lainnya, manajemen yang rendah, kurangnya pembinaan, prilaku arogan, serta rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap peradilan. “Enam hal ini perlu dibenahi,” kata Abdul Somad.Sedangkan Panitera/Sekretaris PA Sungailiat, M Tarmizi R, SH mengingatkan perlunya analisis kinerja dari setiap pegawai. Sebagai pegawai pengadilan harus bisa menilai kinerja sehari-hari sesuai dengan pendapatan yang diterima apalagi sekarang sudah menerima remunerasi. Persoalan lainnya yang diingatkan Ketua PA Sungailiat, setiap pegawai harus memahami sekaligus menjalankan PP 53 tahun 2010 dalam upaya meningkatkan disiplin kerja. Dalam rapat tersebut, Ketua Pengadilan Agama Sungailiat mempersilahkan Hakim/Pegawai menyampaikan persoalan yang dihadapinya dalam bekerja. Kemudian bersama-sama dicarikan solusi terbaik sehingga kinerja menjadi lebih lancar. Tanpa sadar, rapat koordinasi yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut sudah berjalan lebih dari dua jam. Sebelum menutup acara, Panitera/Sekretaris PA Sungailiat membacakan kesimpulan yang disarikan dari masukan-masukan yang didapat dalam rapat koordinasi Ketua Pengadilan Agama (PA) Sungailiat dan Wakil Ketua PA Sungailiat dengan seluruh Hakim dan Pegawai dalam rangka meningkatkan kinerja di jajaran di PA Sungailiat Kelas IB |