|
Ketua MA Khawatir People Power Ancam Supremasi Hukum |
|
|
|
|
Written by yulia
|
|
Kamis, 31 Desember 2009 |
Ketua Mahkamah Agung Harifin Tumpa Jakarta (29/12)
Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A Tumpa mengatakan tahun 2009 merupakan tahun yang cukup berat bagi penegakkan hukum. Ia mengkhawatirkan fenomena penyelesaian persoalan hukum di luar koridor hukum akan terus berlanjut. Ini menimbulkan kekhawatiran besar, yakni terancamnya supremasi hukum. "Penegakan hukum sebagai salah satu pilar,yang akhir-akhir ini menghadapi ujian berat," ujarnya dalam pidato sambutan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Ketua Pengadilan Militer Utama di Gedung MA, Selasa (29/12). Akhir-akhir ini, lanjut Harifin, ada kecenderungan masyarakat menggunakan people power untuk menyelesaikan persoalan-persoalan hukum. ”Mereka demonstrasi besar-besaran untuk menekan penegak hukum agar persoalan diselesaikan di luar proses hukum,” tuturnya.
Melihat fenomena ini, tambah Harifin, para hakim harus tetap kokoh dan kuat menghadapi tantangan. "Kita tidak boleh goyah atas prinsip-prinsip hukum yang kita yakini, kita berharap agar aparat penegak hukum menjadi pengadil yang sejati,"ujarnya. Ia berharap seluruh jajaran pengadilan, terutama para hakim agar benar-benar menjaga hukum dan menjadi hakim sejati maupun menegakan hukum dan keadilan dengan tidak takut oleh tekanan dan pengaruh dari luar. (*.)
|
|
Last Updated ( Kamis, 31 Desember 2009 )
|