|
IBU-IBU DARMAYUKTI KARINI CABANG SUNGAILIT ANTUSIAS MENYIMAK TIPS MENJADI MC YANG BAIK Hari Jumat tanggal 10 November 2011 kemarin terasa agak berbeda dengan pertemuan Dharmayukti biasanya, pasalnya ibu ketua Pengadilan Agama Sungailiat yang sekaligus wakil ketua Dharmayukti Karini cabang Sungailiat sudah bisa hadir, setelah pada pertemuan gabungan yang lalu tidak bisa hadir dikarenakan sakit. Rona cerah sekaligus sedih juga mulai terasa dalam pertemuan kali ini karena tidak lama lagi ibu Ishak (ketua seksi ekonomi dan sosial budaya) yang sekaligus istri Drs. Kiagus Ishak ZA, Hakim Pengadilan Sungailiat serta ibu Latifah Setyawati, SH.,M.HUM, satu-satunya Hakim perempuan di Pengadilan Agama Sungailiat segeraa kanpindah tugas ketempat yang baru. Oleh karenanya, pertemuan kali ini terasa begitu hangat dan akrab. 
Acara pertemuan Dharmayukti Karini cabang Sungailiat seperti biasa diawali dengan menyanyikan hymne dan mars Dharmayukti Karini kemudian dilanjutkan dengan laporan sekretaris, laporan bendahara dan laporanseksi-seksi atas kegiatan yang telah berlangsung selama duabulanini.Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ibu wakil ketua Dharmayukti Karini dan acara inti. Acara inti kali ini mengambil tema: “Tips Menjadi MC yang baik”, yang disampaikan oleh ibu Latifah Setyawati, S.H,M.Hum. selaku pembicara. Pembicara adalah Hakim pada Pengadilan Agama Sungailiat namun sebelum menjadi Hakim seringkali menjadi MC dalam berbagai acara, pernah pula menjadi MC pada diklat cakim seluruh Indonesia serta pernah mengikuti seminar tentang bagaimana menjadi MC baik di Yogyakarta. 
“Tips menjadi MC yang baik memang terdengar sebagai topik yang sangat ringan tetapi hal ini sangat penting karena acapkali ibu-ibu baik dalam lingkungan kantor maupun masyarakat mendadak ditunjuk menjadi MC dan bila tidak siapakan menjadi sangat gugup”, kata Latifah. Padahal sukses atau tidaknya sebuah acara sangat ditentukan oleh ketrampilan MC dalam membawakan acara tersebut, imbuhnya.Oleh karenaitu tips bagaimana menjadi MC yang baikini, pembicara jelaskan secara rinci disertai contoh-contoh sambil sesekali diiringi dengan sendagurau, “agar ibu-ibu tidak ngantuk” katanya. Pada saat sesi tanyajawab, beberapa ibu-ibu mengaku antusias mengikuti acara ini karena mereka mengaku sering ditunjuk sebagai MC dadakan, hal senada juga disampaikan oleh ibu Ansori, ibu Ishak, ibu Tarmizi dan ibu Alias yang mengaku sering ditunjuk sebagai MC di kantor ataupun pada acara pengajian ibu-ibu di rumah.Tak terasa waktu bergulir cepat, kemudian acara dilanjutkan dengan doa dan ditutup dengan arisan dan ramahtamah. Semoga pertemuan Dharmayukti cabang Sungailiat ini untuk selanjutnya dapat berjalan semakin baik dan dapat tercapai perannya dalam menjalin keterpaduan bagi seluruh anggotanya. (Ltiefa) |