
| Struktur Organisasi |
| Profil Pegawai |
| Perkara Online |
| Jadwal Sidang |
| Informasi Perkara |
| Publikasi Putusan |
| Panggilan Ghoib |
| Biaya Perkara |
| Statistik Perkara |
| Sidang Keliling |
| DIPA 2011 |
| REALISASI ANGGARAN 2011 |
| KEUANGAN PERKARA |
| PNBP |
| Barang Milik Negara |
| Pengumuman Lelang / Pengadaan |
| Pengumuman Pemenang Lelang/Pengadaan |
| Statistik Pengaduan |
| Hak-Hak Pencari Keadilan |
| Hak-Hak Pelapor/Terlapor |
| Mekanisme Pengaduan |
| Alur Pengaduan |
| Pangaduan Online |
| Sanski Disiplin |
| Pedoman Perilaku Hakim |
| Yurisprudensi Perkawinan |
| Yurisprudensi Waris |
| Yurisprudensi Shodaqoh |
| Yurisprudensi Syari'ah |
| Artikel dan Makalah |
| Produk Hukum |
| Berita Sidang Keliling Penting Buat Masyarakat |
|
|
|
| Written by admin | |
| Selasa, 25 Mei 2010 | |
Berita Sidang Keliling Penting Buat Masyarakat![]() Suasana sidang keliling yang diselenggarakan PA Jakarta Utara di Kepulauan Seribu (7/8/2009).Jakarta | badilag.net Kalau kita ketik keyword “sidang keliling” di mesin pencarian google, kita akan mendapatkan sekitar 11.600 hasil. Kalau kita perhatikan dengan seksama, sebagian besar yang direkam google adalah berita-berita mengenai sidang keliling yang diselenggarakan oleh sebagian Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah di Indonesia. Ini merupakan kabar gembira. Berkat transparansi yang dikembangkan peradilan agama, khususnya dalam memberitakan sidang keliling, masyarakat semakin tahu bahwa justice for the poor bukan sekedar slogan, tapi sungguh-sungguh diimplementasikan. Di mata pemerintah, hal ini juga memiliki nilai positif. Setidaknya, anggaran yang disediakan negara untuk sidang keliling tidak sia-sia. Penggunaan anggaran prodeo dan sidang keliling tentu harus dilaporkan secara resmi. Berita-berita pelaksanaan sidang keliling ini sifatnya accessoir (tambahan), namun memiliki dampak yang cukup signifikan. “Sidang keliling ini merupakan salah satu pelayanan terpenting peradilan agama kepada masyarakat pencari keadilan. Sangat bagus kalau diberitakan di website-website PA, apalagi jika dikirimkan ke badilag.net sehingga bisa diakses lebih banyak orang,” kata Dirjen Badilag Wahyu Widiana, Jumat (21/5/2010). Sayang sekali, sejauh ini, masih ada beberapa PA yang enggan membuat berita mengenai sidang keliling. Selain itu, berita-berita tentang sidang keliling dari sejumlah PA masih memiliki banyak celah. Lalu, bagaimana teknik memberitakan sidang keliling? Pada prinsipnya, pedoman yang dipakai sama saja dengan pedoman penulisan berita-berita lain, yakni 5W + H. Enam unsur itu dalam berita sidang keliling memiliki kekhasan tersendiri dan bisa dijabarkan sebagai berikut: Pertama, unsur What menggambarkan peristiwa apa yang terjadi. Dalam hal ini adalah sidang keliling. Secara sepintas, pembaca diberi gambaran, apa bedanya sidang keliling dengan sidang reguler. Selain itu, perlu juga dijelaskan dasar hukum dan bagaimana pendanaannya. Kedua, unsur Who menunjukkan siapa saja yang terlibat dalam sidang keliling. Yang pasti, setidaknya ada dua pihak yang terlibat: pihak PA dan masyarakat pencari keadilan. Mesti disebutkan siapa saja pihak PA yang ambil bagian. Di sisi lain, harus juga dirinci jumlah pencari keadilan, apa saja jenis perkaranya, dan perlu pula disebutkan apakah perkara prodeo atau biasa. Ketiga, unsur When menggambarkan waktu dilangsungkannya sidang keliling. Soal waktu ini dapat dirinci dengan detil, tidak hanya menuliskan hari dan tanggal sidang, tapi juga jam berapa sidang dimulai dan diakhiri. Informasi tambahan mengenai waktu persiapan sidang keliling juga tidak ada salahnya diberitakan. Bila ingin lebih lengkap, bisa juga digambarkan, berapa rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyidangkan satu perkara. Keempat, unsur Where menjabarkan tempat berlangsungnya sidang keliling. Lokasi sidang keliling ditulis detil dengan menyebutkan nama gedung, serta alamat desa dan kecamatan. Di samping itu, perlu juga dijabarkan jarak antara Pengadilan Agama dan lokasi sidang keliling, atau jarak antara rumah pencari keadilan dan lokasi sidang keliling. Hal yang tidak kalah penting adalah kendaraan apa yang dipakai untuk menjangkau lokasi sidang keliling. Dalam hal ini ada tiga kemungkinan, yaitu kendaraan darat, kendaraan laut, serta kendaraan dan laut sekaligus. Kelima, unsur How menceritakan bagaimana jalannya sidang keliling: dari proses pendaftaran hingga putusan. Dalam hal ini, perlu dijabarkan bagaimana majelis hakim menyidangkan perkara; bagaimana jurusita memanggil para pihak; atau bagaimana respon masyarakat. Dapat pula melaporkan situasi sidang, apakah lancar atau ada kendala. Keenam, unsur Why mengungkapkan latar belakang digelarnya sidang keliling. Dalam hal ini, yang dijadikan acuan adalah kondisi riil masyarakat serta jarak atau kondisi geografis tempat tinggal mereka dengan PA. Informasi tambahan yang juga penting adalah alasan PA menggelar sidang keliling secara berkala. Amati dan tanyakan Seluruh unsur di atas sebisa mungkin tertuang dalam berita sidang keliling. Tentu saja, butuh waktu dan teknik tertentu untuk mendapatkan data-data tersebut. Teknik paling sederhana adalah mempelajari dokumen. Di setiap PA yang melaksanakan sidang keliling, terdapat formulir yang menggambarkan pelaksanaan sidang keliling secara rinci. Data-data di formulir itu bisa dijadikan bahan baku penulisan berita. Namun itu tak cukup. Setiap berita butuh statemen atau pernyataan dari narasumber. Pembuat berita sedikit-banyak juga harus mengutip kata-kata narasumber. Dalam hal ini, pihak PA yang paling berkompeten memberikan statemen adalah Ketua PA atau Ketua Majelis Hakim. Tapi jangan lupakan pencari keadilan. Tanya juga bagaimana tanggapan, harapan, dan bila perlu kritik mereka. Tentu tak semua pernyataan narasumber dijadikan kutipan, tetapi pilihlah yang paling relevan. Karena itu, tak perlu panjang lebar. Selain diperoleh dengan cara mempelajari dokumen dan mengajukan pertanyaan, keenam unsur di atas juga bisa didapatkan dari pengamatan (observasi). Hal-hal kecil, seperti pakaian yang dikenakan pencari keadilan atau raut muka mereka, bisa memberikan nilai lebih pada berita yang disajikan. Setelah data-data dirasa cukup, tahap berikutnya adalah menulis berita. Hal yang penting diketahui adalah: menulis berita di media berbeda dengan menulis berita acara pemeriksaan. Enam unsur di atas nyaris menjadi ‘harga mati’, tapi dalam hal tertentu bersifat fleksibel. Misalnya, berita tidak harus dimulai dari unsur when atau where, tapi bisa dimulai dari unsur mana saja. Prinsipnya, suatu berita harus gampang dipahami. Hindari kata-kata yang terlalu teknis atau hanya dikenal dan dipahami kelompok tertentu. Juga, sebisa mungkin berpatokan pada EYD. Secara garis besar, berita sidang keliling dapat berbentuk berita langsung (straight news) dan bergaya cerita (features). Contoh penulisan sidang keliling berbentuk straight news dapat diklik di sini dan contoh penulisan berita sidang keliling bergaya features bisa diklik di sini. |
| < Prev | Next > |
|---|

|
Sungguh unik perkara orang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah baik. Jika ia mendapat kebahagiaan, ia bersyukur dan jika ia mendapat ujian ia bersabar, maka (hal itu) merupakan kebaikan baginya.'' (HR.Muslim) |
