|
Written by Admin
|
|
Selasa, 20 September 2011 |
|
PERNIKAHAN HARUS DICATAT Jakarta://mahkamahagung.go.id Jakarta-Humas: Hari ini Selasa (20/09/2011) Agenda Rakernas MA 2011 dipenuhi dengan jadwal rapat komisi. Para peserta dibagi ke dalam empat komisi. Salah satunya komisi II (Badan Peradilan Agama) yang dikomandoi oleh Ahmad Kamil, Wakil Ketua MA bidang Non Yudisial sebagai pemimpin Rapat. Duduk sebagai pembicara Drs. H Andi Syamsu Alam, SH., MH, Prof Dr. H. Abdul Manan, SH., SIP., M.Hum, Prof. Dr. Rifyal Ka’bah, MA, Dr. H. Habiburrahman, M.Hum, Drs. H. Mukhtar Zamzami, SH., MH dan Drs. H. Hamdan, SH., MH dipandu oleh Khalilurrahman, SH., MH, ketua Pengadilan Tinggi Agama Jakarta sebagai moderator di hadapan kurang lebih 500 peserta.
Prof Manan ketika membacakan paparan yang ditulis oleh TUADA ULDILAG mengenai isu-isu yang akan menjadi bahan diskusi pada rapat. Mengenai kode etik hakim, tulisan itu mengatakan bahwa hakim jangan sampai melupakan kode etik hakim ketika bersidang. Jadi jangan lagi ada hakim yang hilang kontrol sampai marah-marah dalam sidang, atau ketika bersidang menggunakan pakaian yang tidak layak, “Untuk mencuci baju tidak perlu menunggu DIPA kan?” kelakar Prof Manan. “Yang penting pakaiannya rapih, bersih dan layak”.
|
|
Last Updated ( Selasa, 20 September 2011 )
|
|
|
Seputar Rakernas 2011 : Reformasi Birokrasi Jilid II Cukup Menggembirakan |
|
Written by admin
|
|
Selasa, 20 September 2011 |
Berdasarkan Hasil Survey, Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Jilid II Cukup Menggembirakan  Jakarta | Portal Rakernas (20/09) MA telah berhasil melaksanakan Reformasi Birokrasi Jilid I yang diindikasikan dengan tercapainya 5 quick win. Kini MA berada pada perjalanan reformasi birokrasi jiid II. Kalau RB I bersifat intensional maka RB II selain bersifat intansional juga bersifat nasional. Kalau RB I tuntutan area perubahan hanya 5, maka di RB II areanya berjumlah 8. Meski sistem RB II lebih “pelik”, namun berdasarkan survey, hasilnya cukup menggembirakan.
|
|
|
Serba-Serbi Rakernas MA 2011 |
|
Written by admin
|
|
Senin, 19 September 2011 |
|
SERBA – SERBI RAKERNAS MA 2011 : MENYIMAK PERJALANAN HARIFIN A TUMPA DALAM SEBUAH LAYAR DAN TULISAN Jakarta://mahkamahagung.go.id JAKARTA – HUMAS, Sekilas layar LCD yang berjejer di area pameran dalam rangka rakernas 2011 tampak biasa saja. Tak ada yang istimewa, tak ubahnya sebuah layar persegi panjang yang kokoh. Namun, sempatkan waktu sejenak untuk berada di depannya. Maka, sebuah wajah teduh akan menyapa anda lewat berbagai rangkaian peristiwa yang melibatkannya dalam sejarah Ma. Wajah teduh ini milik Ketua MA periode 2009 -2012, Harifin A Tumpa. Sosok yang melahirkan berbagai pemikiran dan kebijakan untuk mewujudkan MA sebagai badan peradilan yang agung. Kegiatan Harifin dibingkai dalam pameran audio visual pada pelaksanaan rapat kerja nasional MA 2011 yang resmi berlangsung sejak Senin – Kamis,19 – 22 September 2011 di Hotel Mercure, Ancol. Lewat pengabdiannya, Harifin ingin mengajarkan kepada para warga peradilan bahwa jabatan adalah kepercayaan. Kariernya yang dimulai sejak menjadi hakim juga telah mengasah kebijaksanaannya. “Hati nurani yang bersih akan melahirkan keadilan” . Sebuah prinsip yang mestinya juga diterapkan oleh para hakim. Selain dapat disimak melalui enam buah Layar LCD, kita juga akan menyaksikan slogan – slogan dalam ukuran besar yang merupakan pesan dan harapan Harifin kepada para penegak keadilan. Simak slogan “ Memutus Perkara terima suap? … Malu dong” yang mengingatkan bahwa hakim dalam memutus perkara harus mengedepankan independensi dan tidak boleh terpengaruh, terlebih oleh materi. Sebuah pesan hendaknya tidak sebatas pada rangkaian kata dalam pameran namun disimpan dalam hati dan melebur dalam prilaku.
|
|
Last Updated ( Senin, 19 September 2011 )
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 29 - 35 of 302 |